Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan penyerahan modal yang dihadiri oleh Kepala Desa, jurusita/perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta jajaran pengurus BUMDes Pangiang Bersama.
Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa
Kepala Desa Pangiang menyampaikan bahwa penyertaan modal ini merupakan komitmen nyata pemerintah desa dalam mengoptimalkan potensi lokal dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
"Kami melihat peluang pasar telur ayam di wilayah kita masih sangat terbuka lebar. Melalui unit usaha ayam petelur BUMDes Pangiang Bersama ini, kami berharap tidak hanya menciptakan sumber penghasilan baru bagi desa, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi dan pangan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Kepala Desa.
Rencana
Pengelolaan dan Dampak Ekonomi
Direktur BUMDes Pangiang Bersama menyambut baik kepercayaan dan dukungan modal yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Penyertaan modal tersebut akan dialokasikan untuk:
- Pembangunan Infrastruktur: Pembuatan kandang ayam yang representatif dan sesuai standar kesehatan lingkungan.
- Pengadaan Bibit & Pakan: Pembelian bibit ayam petelur (pullet) berkualitas unggul serta pasokan pakan bernutrisi tinggi.
- Pemberdayaan Warga: Pelatihan dan penyerapan tenaga kerja lokal untuk operasional harian peternakan.
Transparansi
dan Akuntabilitas
Untuk memastikan program berjalan optimal, pihak BPD dan masyarakat akan dilibatkan secara aktif dalam pengawasan berkala. Diharapkan unit usaha ayam petelur ini sudah dapat berproduksi secara stabil dalam beberapa bulan ke depan dan memberikan deviden bagi pembangunan Desa Pangiang.
Dengan dibukanya
unit usaha baru ini, Desa Pangiang optimistis dapat menjadi contoh desa mandiri
yang sukses mengelola potensi ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat.
Sumber berita : pemdes Pangiang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar